May 18, 2012

Masalah masalah perekonomian Indonesia


1. Pengangguran
A. pengangguran atau tuna karya adalah orang-orang yang sama sekali tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan yang layak, atau bekerja kurang dari 2 hari dalam satu minggu.

B. Jenis-jenis pengangguran:

  1. berdasarkan penyebab terjadinya:
    - Pengangguran friksional --> pengangguran yang hanya bersifat sementara, yang terjadi karena masalah waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerja penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. 
    -
    Pengangguran konjungtural -->  pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan siklus ekonomi.
    -
    Pengangguran struktural -->  pengangguran yang diakibatkan oleh adanya perubahan struktur dan corak ekonomi dalam jangka panjang.
    -
    Pengangguran musiman --> keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur.
    -
    Pengangguran siklikal -->  pengangguran yang menganggur akibat dari imbas naik turunnya siklus ekonomi sehingga membuat permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.
    -
    Pengangguran teknologi -->   pengangguran yang terjadi akibat dar penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin.
    -
    Pengangguran siklus --> pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian karena terjadinya resesi.
  2. berdasarkan jam kerja:
    - Pengangguran Terselubung --> tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena alasan tertentu.
    - Setengah Menganggur --> tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak adanya lapangan pekerjaan.- Pengangguran Terbuka --> tenaga kerja yang sungguh-sungguh yang tidak memiliki pekerjaan.
C. Penyebab pengangguran:
pengangguran biasanya terjadi karena jumlah  angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada. 

2.Inflasi
Inflasi adalah proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus yang berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain: konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Penyebab inflasi
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yakni:
-tarikan permintaan --> kelebihan likuiditas/uang/alat tukar
-desakan /tekanan --> produksi dan distribusi (kurangnya produksi) dan juga termasuk kurangnya distribusi.

Inflasi juga dapat digolongkan menjadi beberapa macam, yaitu:
-Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
-Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
-Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
-Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

dampak inflasi:
inflasi ringan --> dapat meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang lebih semangat untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi.
inflasi yang parah --> inflasi yang tidak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu.

sumber referensi:




No comments:

Post a Comment

Post a Comment